ini bakal panjang banget….
demi kpa…
kenapa demi kpa? Karena kalau bukan karna itu, gw mungkin telah melakukan hal2 yang mengikuti keinginan hati gw…. yang notabene belum tentu bener…dan yang so pasti egois…
lustrum
lustrumku yang kucinta…first of all adalah kenapa gw mau jadi ketua lustrum….kenapa gw mengajukan diri…
Sebenernya gw sangat ingin ngurus lustrum adalah karena gw bukan ketua kpa, dan gw ingin mengurus sesuatu di dalem kpa, dan yang agak ekshibisionis..
mungkin hal ini bisa dikaitkan dengan alasan gw menolak jadi calon ketua kpa…. Mungkin ini alasan yang nggak banget dan sangat nggak banget… but i think… kenapa gw harus terjun dalam medan perang yang sudah pasti gw akan kalah? persepsi gw ini muncul bukan tanpa alasan…soalnya gini :
- kpa itu praktis…praktis memilih yang lebih populer, walau mungkin nggak se-capable lainnya
- kpa itu nggak banyak yang visioner, kebanyakan masuk kpa untuk berorganisasi dan have fun, jadi kapabilitas calon ketua pilihan mereka, kembali pada sistem praktis di atas
- kpa itu man oriented… kalau ada calon cowok dan calon cewek, mau se-capable apapun calon ceweknya, tetep aja dipilih yang cowok. Penilaian gw ini berdasarkan pernyataan orang kpa taun lalu ketika pemilihan ketua BP angkatan 2003. Waktu itu, calonnya ada 3 (adit nb, zeena, dan merlyn), tapi adit mengundurkan diri karna satu dua hal. Lalu akhirnya terpilih merlyn sbg ketua. Waktu itu orang bicara begini "Wah, coba kalau adit nggak mengundurkan diri" aku tanya: "kenapa?" dijawab : "Karna, kalo ada adit, pasti adit yang kepilih" aku heran : "Koq yakin banget? Emangnya kenapa? Merlyn oke juga tuh", dijawab lagi : "Soalnya dia kan cowok", aku makin heran :"lho, emangnya ngaruh gitu?" dijawab : "iya, ini kan di kpa, kpa mah gitu, pasti milihnya ke cowok" aku : "……….."
- I’m not going into battle that against my own bestfriend. I prefer be there to support.
Mungkin orang laen nggak akan nganggap itu battle yah…tapi when it comes to competition, gw bisa jadi ssrg yang selalu ingin mengalahkan, dan selalu menang.mungkin agak sdikit culas jg. Nah, gw ga mau punya pikiran sprti itu against anak2 kpa lain, terutama gilang.
Nah, poin paling males adalah yang ke 3. Tapi da ya emang kayak gitu. Sampe yuni sempet protes… "Yah, Ta, gw kan yang milih lu jadi calon ketua, tapi lu menolak" Aduh, maaf yah yun, abisnya gimana donk, gw emang nggak bisa….
Oleh karena itu, gw memutuskan untuk menjadi ketua lustrum, karena gw emang pengen ngehandle lustrum. Pengen ngerasain gimana ngatur sesuatu (hoho, padahal ngatur diri sendiri aja susye). Ketika waktu itu gw mencalonkan diri, orang2 pada setuju aja, jadi ya udah
Lalu mulailah gw membuat struktur kepanitiaan, dan menanyakan orang-orang yang pada mau masuk kepanitiaan. Udah gitu mulailah rapat materi, bikin konsep, dan lain2…juga ngedata tim2 yang mau ikut…ngobrol sama kang budi, bikin pertemuan dan rapat2, dllsb…
(lanjut verse 2 ntar)